Selasa, 22 Maret 2011

Easy A (2010)


Cast: Emma Stone, Amanda Bynes, Alyson Michalka, Stanley Tucci, Patricia Clarkson, Thomas Haden Church
Director: Will Gluck
Genre: Comedy, Romance
Overall: 7/10

Bagi gadis remaja di Indonesia, memiliki modal fisik, kecerdasan dan tampil modis layaknya Olive Penderghast (Emma Stone) tentunya sudah lebih dari cukup untuk menjadi sosok terpopuler di sekolah. Namun kenyataannya, peraturan di Amerika tidaklah seperti itu. Apa yang dimiliki Olive saat ini belumlah cukup dan ia bukanlah siapa-siapa. Hingga akhirnya kehidupan sosialnya pun berubah seketika, akibat satu kebohongan yang ia buat dan diceritakan pada sahabatnya Rhiannon (Alyson Michalka), mengenai hilangnya keperawanan dengan salah satu pemuda yang diakuinya pemuda kuliahan dan tidak sengaja dicuri dengar oleh seorang siswi super religius Marianne (Amanda Bynes) yang menyebarkannya ke seluruh sekolah. Seketika pamor Olive berubah drastis. Bukannya merasa perlu diluruskan, Olive malah memamfaatkan situasi ini untuk mengubah keadaan dirinya yang awalnya bukanlah siapa-siapa menjadi sosok yang wajib dikenal. Dan tanpa disadari olehnya, ajang main-mainnya ini akan membawanya pada masalah besar kelak.

Bagi calon penonton yang berniat menonton film ini, dengan hanya berbekal premis yang ada pastinya akan menilai bahwa Easy A hanyalah sebuah film remaja pada umumnya yang tidak menawarkan sesuatu yang baru dan segar. Namun anggapan tersebut akhirnya akan terbantahkan ketika kita usai menikmatinya dan pasti akan setuju dengan penilainan bahwa Easy A bisa adalah satu tontonan yang istimewa di kelasnya. Anda masih ingat dengan teen comedy Mean Girls yang dibintangi aktris Lindsay Lohan? Apa pendapat anda mengenai film keluaran tahun 2004 itu? Bukan hanya film remaja biasa bukan? Asyik, lucu dan ada sesuatu pembelajaran yang bisa diambil. Kangen rasanya akan tontonan semacam itu, yang tidak hanya mengumbar kemolekan tubuh sang aktris pendukung atau banyaknya sex scene yang dijejalkan. Jika anda merindukan taste semisal tontonan ala Mean Girls itu, di Easy A lah anda bisa mendapatkannya.

Di balik premisnya yang super sederhana, sebenarnya Easy A menawarkan sesuatu yang jauh lebih enak dinikmati, bukannya hal-hal klise yang biasa kita dapat dalam teen comedy yang sudah-sudah. Beruntung bagi Will Gluck yang bisa angkat nama setelah karya jebloknya Fired Up! tempo hari yang menuai hujatan dimana-mana. Hal ini tidak terlepas dari naskah buatan Bert V. Royal. Humor-humor yang tersaji terbilang cukup fresh ditambah dialog-dialog menggelitik yang semakin menambah kelucuan film ini.

Satu hal paling utama yang mengatrol film ini menjadi suatu tontonan istimewa, sebenarnya terletak pada permainan apik bintang utamanya Emma Stone. Bukan hanya bagi Gluck saja, Easy A pun bisa dibilang adalah satu langkah jitu bagi aktris berusia 23 tahun ini, untuk bisa tampil semaksimal mungkin agar pintu karier di masa depan makin terbuka lebar. Di sini ia mampu menjalankan dengan baik tugas peran utama perdananya. Tidak heran dari perannya ini akhirnya membuahkan hasil yang manis baginya, dimana ia berhasil masuk dijajaran aktris terbaik komedi dalam ajang Golden Globe kemarin. Meski begitu, perannya di sini sebenarnya terlihat cukup absurd. Dimana timbul satu pertanyaan apakah ada seorang gadis rela mengorbankan nama baiknya demi kepentingan orang lain? Namun hal ini untungnya tertutupi oleh naskah yang apik sehingga bukanlah benci yang kita layangkan atas tindak tanduk Olive, melainkan rasa simpatilah yang akhirnya kita sumbangkan atas perbuatannya.

Meski masih di bawah Mean Girls, Easy A jelas hadir sebagai sebuah teen comedy yang levelnya jauh berada di atas meninggalkan film-film komedi remaja belakangan ini yang dibuat. Lewat semua aspek yang terbangun sepanjang film adalah bukti bahwa Easy A bukanlah film komedi remaja yang dibuat asal-asalan. Sayang dan heran rasanya juri Golden Globe tidak melirik film ini, guna memeriahkan bursa nominasi Film Terbaik Komedi/Musikal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar