Rabu, 30 Maret 2011

Lake Mungo (2010/After Dark Horrorfest)


Cast: Talia Zucker, Martin Sharpe, Rosie Traynor, David Pledger, Steve Jodrell
Director: Joel Anderson
Genre: Drama, Horror, Mystery
Overall: 8/10

Genre horror sepertinya kini mulai menemukan formula terbaru untuk menakuti para penontonnya. Jika hantu seram yang eksis serta doyan kejar-kejaran dirasa sudah tidak ampuh lagi, gaya mockumentary disertai found footage, rasa-rasanya akan cukup efektif dalam menciptakan suatu atmoser mencekam bagi para audiencenya. The Blair Witch Project (1999) dan Paranormal Activity (2010/Indonesia) adalah dua dari beberapa film yang boleh dibilang sudah berhasil dalam menerapkan teknik semacam itu. Hal ini pulalah yang mungkin mendasari film produksi buatan Australia, yang akhir Januari lalu ikut memeriahkan Dark Horrorfest, Lake Mungo.

Kisah diawali dari laporan keluarga Palmer, yang menyatakan bahwa putrinya Alice Palmer (Talia Zucker), menghilang ketika sedang berenang di sebuah danau bersama adiknya. Pencarian yang alot membuat keluarga Palmer sedikit putus asa, namun selang beberapa hari akhirnya jasad Alice berhasil ditemukan dengan kondisi yang mengenaskan. Cerita tidak berhenti sampai di sini. Kisah utama dimulai ketika keluarga Palmer mulai merasakan berbagai kejadian aneh paska dilakukannya proses pemakaman. Dan hal ini membawa mereka kepada Ray Kemeny (Steve Jodrell), yang dipercaya mampu menerangkan mengenai hal-hal ganjil yang terjadi di rumah itu. Dari sinilah akan terungkap satu persatu misteri dibelakang kematian Alice.

Mengejutkan, itulah kesan terakhir kita terhadap film ini. Dan cukup mengejutkan pula, jika kita menyimak dari poster yang ada serta dari trailer promosi After Dark Horrorfest, Lake Mungo nyatanya sama sekali jauh dari kesan gory. Hal ini juga yang mungkin menjadi alasan mengapa Lake Mungo begitu sedikit tampil di trailer promosi festival tersebut. Karena dari trailer filmnya sendiri pun, kurang begitu menarik.

Jika anda menggemari acara televisi semisal tayangan dokumenter khususnya yang mengangkat tema misteri mengenai keberadaan penghuni dunia lain yang acap kali selalu tertangkap keberadaannya oleh beberapa alat dokumentasi seperti kamera atau videotape, dipastikan anda akan langsung menyukai film berbudget minim asal benua kangguru ini. Lewat beberapa footage yang diselipkan, film arahan Joel Anderson ini berhasil menciptakan suatu kengerian yang berhasil membuat bulu kuduk kita merinding. Namun film horror indie ini pun sebenarnya tidak lepas dari faktor membosankan jika mengingat gaya dokumenter televisi yang diterapkannya. Di beberapa bagian, khususnya ketika dihadirkan scene wawancara, intensitas penonton sedikitnya akan mengalami penurunan. Namun Joel Anderson yang memang sekaligus merangkap tugas sebagai penulis naskah film ini, dengan cerdas membayar rasa boring tersebut dengan beberapa twist yang jempolan.

Jika anda menganggap Paranormal Activity adalah satu sajian horror berbeda dan berhasil membuat anda ketakutan, coba pikirkan kembali. Dibandingkan dengan Paranormal Activity, footage dari Lake Mungo terasa lebih real dan jauh lebih menyeramkan, hingga akhirnya menjadikan footage palsu dari Paranormal Activity semakin terlihat biasa dan tidak ada istimewanya sama sekali. Hal ini pula yang membuat lake Mungo bisa disejajarkan bersama film-film horror yang memiliki level kualitas jauh diatas, khususnya jika disandingkan dengan bebrapa film horror yang dibuat belakangan ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar